简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat combined fleet

"combined fleet" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • The combined fleet is poised in the "Skip Out" zone.
    siap sedia di zona Skip Out.
  • In 1937, he was appointed Combined Fleet commander-in-chief.
    Pada 1937, ia dilantik menjadi ketua komandan Armada Kombinasi.
  • If we use our combined fleet
    Jika kita gunakan pasukan laut kita
  • Upon completion of this evolution, she was assigned to the Combined Fleet.
    Setelah melalui tahap evolusi ini, dia dimasukkan ke dalam Armada Gabungan.
  • The main Ottoman fleet arrived, and the combined fleet went on to Hormuz.
    Armada utama Utsmaniyah kemudian tiba, dan armada gabungan melanjutkan ke Hormuz.
  • Irako was completed and assigned to the Combined fleet on 5 December 1941.
    Irako selesai dibangun dan ditugaskan ke dalam Armada Gabungan pada 5 Desember 1941.
  • "From Admiral Yamamoto, Commander-in-Chief, Combined Fleet to Admiral Nagumo, Third Fleet climb Mount Niitaka."
    "Dari Admiral Yamamoto, Commander-in-Chief, Armada Gabungan Untuk Nagumo Laksamana, Armada Ketiga Mendaki Gunung NIITAKA. "
  • On 12 February 1942, Yamato became the flagship of Admiral Isoroku Yamamoto's Combined Fleet.
    Pada 12 Februari 1942, Yamato dijadikan kapal bendera Armada Gabungan di bawah komando Laksamana Isoroku Yamamoto.
  • In a combined fleet they sailed to Manila to prevent Chinese merchants dealing with the Spanish.
    Dalam pelayaran bersama, mereka berlayar ke Manila untuk mencegah saudagar Cina bertransaksi dengan pihak Spanyol.
  • On 11 February 1943, Yamato was replaced by her sister ship Musashi as flagship of the Combined Fleet.
    Pada 11 Februari 1943, Musashi menggantikan peran Yamato sebagai kapal pimpinan Armada Gabungan.
  • The 3rd Fleet came under the aegis of the Combined Fleet for the duration of the Russo-Japanese War from March 1904.
    Armada ini dibentuk di bawah naungan Armada Gabungan selama Perang Rusia-Jepang sejak Maret 1904.
  • This is often a case of asset sweating, by using a single large combined fleet for intercity and regional services.
    Hal ini dilakukan demi alasan bisnis, dengan menggunakan armada gabungan besar untuk layanan antarkota dan regional.
  • In 1903, the Navy Minister Yamamoto Gonnohyōe appointed Tōgō Commander-in-Chief of the Combined Fleet of the Imperial Japanese Navy.
    Pada 1903, Menteri Angkatan Laut Yamamoto Gonnohyoe menugaskan dia sebagai laksamana kepala Armada Gabungan dari Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.
  • At the start of 1944, Hatsushimo was reassigned directly to Combined Fleet headquarters, and continued in escort patrol missions between Yokosuka and Truk.
    Awal 1944, Hatsushimo langsung dimasukkan ke Armada Gabungan, dan melanjutkan misi pengawalan sekitar Yokosuka dan Truk.
  • On 3 January, IGH informed the 8th Area Army and the Combined Fleet of the decision to withdraw from Guadalcanal.
    Pada 3 Januari 1943, Markas Umum Kekaisaran memberitahukan Angkatan Darat Wilayah 8 dan Armada Gabungan tentang keputusan mundur dari Guadalkanal.
  • The plan was developed by the Imperial Japanese Navy and supported by Admiral Isoroku Yamamoto, the commander-in-chief of the Combined Fleet.
    Rencana tersebut dikembangkan oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dan didukung oleh Laksamana Isoroku Yamamoto, ketua komandan Armada Gabungan Jepang.
  • Following the death of Admiral Isoroku Yamamoto on April 19, 1943, Koga succeeded Yamamoto as Commander in Chief of the Combined Fleet.
    Setelah tewasnya Laksamana Isoroku Yamamoto pada 18 April 1943, Laksamana Mineichi Koga naik pangkat menjadi Panglima Armada Gabungan keesokan harinya.
  • Afterwards, the fleet would sail North for a decisive battle against the Imperial Japanese Navy's Combined Fleet, and then blockade the Japanese home islands.
    Setelah itu, armada akan berlayar ke utara untuk pertempuran melawan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, dan kemudian memblokade kepulauan Jepang.
  • On 25 May 1944, Fuyutsuki was completed at Maizuru Naval Arsenal, and she was assigned to the 11th Destroyer Squadron, Combined Fleet.
    Fuyutsuki selesai dibangun tanggal 25 Mei 1944 di Arsenal Angkatan Laut Maizuru, dan dimasukkan ke dalam Skuadron Perusak ke-11 dalam Armada Gabungan.
  • The conference was attended by Rear Admiral Matome Ugaki Chief of Staff, Combined Fleet, and Imperial Japanese Army officials of the Defense Construction Department.
    Rapat tersebut dihadiri oleh Laksamana Madya Matome Ugaki, staf utama Armada Gabungan, dan sejumlah pejabat dari IJA bagian departemen konstruksi pertahanan.
  • lebih banyak contoh:   1  2